Pages

Pages

Labels

Powered by Blogger.

This is Us

Monday, January 26, 2015

Libur Tiba, Saatnya Birrul Walidain

Assalamu’alaikum Wr Wb
Hai hai… Admin balik lagi nih…
Karna ini sekarang lagi liburan semester admin pengen berbagi informasi nih pada teman-teman.
Siapa disini yang pulang kampung? Angkat tangannya!!
Wah… banyak juga ya. Admin juga pulang kampung hehe.
“Ngapain sih pulang kampung? Ada masalah keluarga? Ada yang mendesak?”
Ada yang pernah nanya kayak gitu gak sama kalian?
Kalo iya langsung jawab aja… “ Kita mau birul walidain dong”
Teman-teman tau gak apa itu “birul walidain”?
Kalo ada yang belum tau nih admin bagi infonya. Check it out!!

Birrul Walidain بِرِّ الْوَالِدَيْنِ merupakan kebaikan-kebaikan yang dipersembahkan oleh seorang anak kepada  kedua orang tuanya, kebaikan tersebut mencakup dzahiran wa batinan dan hal tersebut didorong oleh nilai-nilai fitrah manusia meskipun mereka tidak beriman. Manakala wajibatul walid( kewajiban orang tua) adalah untuk mempersiapkan anak-anaknya agar dapat berbakti kepadanya seperti sabda Nabi SAW.,  “Allah merahmati orang tua yang menolong anaknya untuk boleh berbakti kepadanya”.
Para Ulama’ Islam sepakat bahwa hukum berbuat baik (berbakti) pada kedua orang tua hukumnya adalah wajib selain terhadap perkara yang haram.
Syari’at Islam meletakkan kewajiban birrul walidain menempati ranking ke-dua setelah beribadah kepada Allah SWT. dengan mengesakan-Nya. Dalil-dalil Shahih dan Sharih (jelas) banyak sekali, diantaranya terdapat tiga ayat yang menunjukkan kewajipan yag khusus untuk berbuat baik kepada kedua orang tua:
وَٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ وَلَا تُشۡرِكُواْ بِهِۦ شَيۡـًٔ۬ا‌ۖ وَبِٱلۡوَٲلِدَيۡنِ إِحۡسَـٰنً۬ا
Dan hendaklah kamu beribadat kepada Allah dan janganlah kamu sekutukan Dia dengan sesuatu apa jua dan hendaklah kamu berbuat baik kepada kedua ibu bapa“. (QS. An Nisa’ : 36).

Keutamaan Birrul Walidain


1أَحَبُّ اْلأَعْمَالِ إِلَى اللهِ بَعْدَ الصَّلاَةِ ((amal yang paling dicintai disisi Allah SWT selepas Solat)
Sebagaimana dalam hadist yang diriwayatkan oleh Abdir Rahman Abdillah Ibni Mas’ud ra “Aku pernah bertanya kepada Nabi SAW amal apa yang paling di cintai Sesbagaimana dalam hadist yang diriwayatkan oleh Abdir Rahman Abdillah Ibni Mas’ud ra “Aku pernah bertanya kepada Nabi SAW amal apa yang paling di cintai disisi Allah ?” Rasulullah bersabda “Solat tepat pada waktunya”. Kemudian aku tanya lagi “Apa lagi selain itu ?” bersabda Rasulullah “Berbakti kepada kedua orang tua” Aku tanya lagi “ Apa lagi ?”. Jawab Rasulullah “Jihad dijalan Allah”. (HR. Bukhari dan Muslim)
مُسْتَجَابُ الدَّعْوَةِ ((doa mereka mustajab)
    Di antara buktinya adalah kisah ulama besar hadits yang sudah ma’ruf di tengah-tengah kaum muslimin, Imam Bukhari rahimahullah. Beliau buta sewaktu kecil lalu ibunya seringkali berdoa agar Allah SWT. memulihkan penglihatan beliau. Suatu malam di dalam mimpi, ibunya melihat Nabi Allah, al-Khalil, Ibrahim ‘alaihis salam yang berkata kepadanya, ‘Wahai wanita, Allah telah mengembalikan penglihatan anakmu karena begitu banyaknya kamu berdoa.” Pada pagi harinya, ia melihat anaknya dan ternyata benar, Allah telah mengembalikan penglihatannya. Hal di atas menunjukkan benarnya sabda Rasul kita shallallahu ‘alaihi wa sallam akan manjurnya do’a orang tua pada anaknya. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ لاَ تُرَدُّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ ، وَدَعْوَةُ الصَّائِمِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ
Tiga doa yang tidak tertolak yaitu doa orang tua, doa orang yang berpuasa dan doa seorang musafir.” (HR. Al Baihaqi)
سَبَبُ نُزُوْلِ الرَّحْمَةِ   (3(sebab turunnya rahmat)
        Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Barangsiapa yang ingin rezkinya        diperluas, dan agar usianya diperpanjang (dipenuhi berkah), hendaknya ia menja       ga tali silaturahim.” (HR. Bukhari dan Muslim)
  4)  Bukan memberi membalas budi kerana jasa mereka tidak mungkin terbalas
        Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
        “Seorang anak tidak akan dapat membalas budi baik ayahnya, kecuali bila ia     mendapatkan ayahnya sebagai hamba, lalu dia merdekakan.” (HR. Muslim)
    5) Al ummu hiya ahaqu suhbah (prioriti untuk mendapat perlakuan yang lebih dekat    dari kedua         orang tua ialah ibu)
        Dari Abu Hurairah radhiyallahu ’anhu ia berkata, “Datang seseorang kepada     Rasulullah SAW.        dan berkata, ’Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku ha rus berbakti pertama kali ? Nabi      SAW. menjawab, ’Ibumu! Orang tersebut       kembali bertanya, ’Kemudian siapa lagi ? Nabi      SAW. menjawab, ’Ibumu! Ia     bertanya lagi, ’Kemudian siapa lagi?’ Nabi SAW. menjawab,     ’Ibumu!, Orang ter     sebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi, ’Nabi SAW. Menja  wab, Bapakmu ” (HR. Bukhari dan Muslim)
    6) Taat kepada orang tua adalah salah satu penyebab masuk Syurga.
        Rasulullah SAW. bersabda, “Sungguh kasihan, sungguh kasihan, sungguh kasihan.”   Salah        seorang sahabat bertanya, “Siapa yang kasihan, wahai Rasulullah?” Bel iau menjawab,    “Orang yang sempat berjumpa dengan orang tuanya, kedua-   duanya, atau salah seorang di     antara keduanya, saat umur mereka sudah tua,     namun tidak dapat membuatnya masuk Surga.” (HR. Muslim)


Itu saja yang bisa admin bagikan hari ini. Selamat libur, dan selamat birul walidain J Tetap dijaga Sholat 5 waktu dan tilawahnya yahh.

0 comments:

Post a Comment