Assalamu’alaikum Wr Wb
Hai hai… Admin balik lagi nih…
Karna ini sekarang lagi liburan semester admin pengen
berbagi informasi nih pada teman-teman.
Siapa disini yang pulang kampung? Angkat tangannya!!
Wah… banyak juga ya. Admin juga pulang kampung hehe.
“Ngapain sih pulang kampung? Ada masalah keluarga? Ada yang
mendesak?”
Ada yang pernah nanya kayak gitu gak sama kalian?
Kalo iya langsung jawab aja… “ Kita mau birul walidain dong”
Teman-teman tau gak apa itu “birul walidain”?
Kalo ada yang belum tau nih admin bagi infonya. Check it
out!!
Birrul Walidain بِرِّ
الْوَالِدَيْنِ merupakan kebaikan-kebaikan
yang dipersembahkan oleh seorang anak kepada kedua orang tuanya,
kebaikan tersebut mencakup dzahiran wa batinan dan hal
tersebut didorong oleh nilai-nilai fitrah manusia meskipun mereka tidak
beriman. Manakala wajibatul walid( kewajiban orang tua)
adalah untuk mempersiapkan anak-anaknya agar dapat berbakti kepadanya seperti
sabda Nabi SAW., “Allah merahmati orang tua yang menolong anaknya
untuk boleh berbakti kepadanya”.
Para Ulama’ Islam sepakat bahwa hukum berbuat baik (berbakti)
pada kedua orang tua hukumnya adalah wajib selain terhadap perkara yang haram.
Syari’at Islam meletakkan kewajiban birrul walidain menempati
ranking ke-dua setelah beribadah kepada Allah SWT. dengan mengesakan-Nya.
Dalil-dalil Shahih dan Sharih (jelas) banyak sekali, diantaranya terdapat tiga
ayat yang menunjukkan kewajipan yag khusus untuk berbuat baik kepada kedua
orang tua:
وَٱعۡبُدُواْ
ٱللَّهَ وَلَا تُشۡرِكُواْ بِهِۦ شَيۡـًٔ۬اۖ وَبِٱلۡوَٲلِدَيۡنِ إِحۡسَـٰنً۬ا
“Dan hendaklah kamu beribadat kepada Allah dan
janganlah kamu sekutukan Dia dengan sesuatu apa jua dan hendaklah kamu berbuat
baik kepada kedua ibu bapa“. (QS. An Nisa’ : 36).
1أَحَبُّ
اْلأَعْمَالِ إِلَى اللهِ بَعْدَ الصَّلاَةِ ((amal
yang paling dicintai disisi Allah SWT selepas Solat)
Sebagaimana dalam hadist yang diriwayatkan oleh
Abdir Rahman Abdillah Ibni Mas’ud ra “Aku pernah bertanya kepada Nabi SAW
amal apa yang paling di cintai Sesbagaimana dalam hadist yang diriwayatkan
oleh Abdir Rahman Abdillah Ibni Mas’ud ra “Aku pernah bertanya kepada Nabi
SAW amal apa yang paling di cintai disisi Allah ?” Rasulullah bersabda “Solat
tepat pada waktunya”. Kemudian aku tanya lagi “Apa lagi selain itu ?”
bersabda Rasulullah “Berbakti kepada kedua orang tua” Aku tanya lagi
“ Apa lagi ?”. Jawab Rasulullah “Jihad dijalan Allah”. (HR.
Bukhari dan Muslim)
2 مُسْتَجَابُ
الدَّعْوَةِ ((doa
mereka mustajab)
Di
antara buktinya adalah kisah ulama besar hadits yang sudah ma’ruf di
tengah-tengah kaum muslimin, Imam Bukhari rahimahullah. Beliau buta
sewaktu kecil lalu ibunya seringkali berdoa agar Allah SWT. memulihkan
penglihatan beliau. Suatu malam di dalam mimpi, ibunya melihat Nabi Allah,
al-Khalil, Ibrahim ‘alaihis salam yang berkata kepadanya, ‘Wahai wanita, Allah
telah mengembalikan penglihatan anakmu karena begitu banyaknya kamu berdoa.”
Pada pagi harinya, ia melihat anaknya dan ternyata benar, Allah telah
mengembalikan penglihatannya. Hal di atas menunjukkan benarnya sabda Rasul kita
shallallahu ‘alaihi wa sallam akan manjurnya do’a orang tua pada anaknya. Dari
Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa
sallam bersabda,
ثَلاَثُ
دَعَوَاتٍ لاَ تُرَدُّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ ، وَدَعْوَةُ الصَّائِمِ وَدَعْوَةُ
الْمُسَافِرِ
“Tiga doa yang tidak tertolak
yaitu doa orang tua, doa orang yang berpuasa dan doa seorang musafir.” (HR.
Al Baihaqi)
سَبَبُ
نُزُوْلِ الرَّحْمَةِ (3(sebab turunnya rahmat)
Rasulullah
Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Barangsiapa yang ingin rezkinya diperluas, dan agar usianya diperpanjang
(dipenuhi berkah), hendaknya ia menja ga tali
silaturahim.” (HR. Bukhari dan Muslim)
4) Bukan
memberi membalas budi kerana jasa mereka tidak mungkin terbalas
Rasulullah Shallallahu’alaihi
Wasallam bersabda:
“Seorang
anak tidak akan dapat membalas budi baik ayahnya, kecuali bila ia mendapatkan ayahnya sebagai hamba, lalu dia
merdekakan.” (HR. Muslim)
5) Al
ummu hiya ahaqu suhbah (prioriti untuk mendapat perlakuan yang
lebih dekat dari kedua orang tua ialah ibu)
Dari
Abu Hurairah radhiyallahu ’anhu ia berkata, “Datang seseorang kepada Rasulullah SAW. dan berkata, ’Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku
ha rus berbakti pertama kali ?
Nabi SAW. menjawab, ’Ibumu! Orang
tersebut kembali bertanya, ’Kemudian
siapa lagi ? Nabi SAW. menjawab, ’Ibumu!
Ia bertanya lagi, ’Kemudian siapa
lagi?’ Nabi SAW. menjawab, ’Ibumu!,
Orang ter sebut bertanya kembali,
‘Kemudian siapa lagi, ’Nabi SAW. Menja wab, Bapakmu ”
(HR. Bukhari dan Muslim)
6) Taat
kepada orang tua adalah salah satu penyebab masuk Syurga.
Rasulullah SAW. bersabda, “Sungguh
kasihan, sungguh kasihan, sungguh kasihan.” Salah
seorang sahabat bertanya, “Siapa
yang kasihan, wahai Rasulullah?” Bel iau
menjawab, “Orang yang sempat berjumpa
dengan orang tuanya, kedua- duanya, atau
salah seorang di antara keduanya, saat
umur mereka sudah tua, namun tidak
dapat membuatnya masuk Surga.” (HR. Muslim)
Itu saja yang bisa admin bagikan hari ini. Selamat libur,
dan selamat birul walidain J
Tetap dijaga Sholat 5 waktu dan tilawahnya yahh.







0 comments:
Post a Comment